Pelaku Aksi Bentangkan Poster Diundang ke Istana, Presiden Jokowi: Saya Ingin Dengar Keluhan Mereka

Indonesiaku.news – Suroto, seorang peternak ayam yang ditangkap polisi karena aksi membentangkan poster saat kunjungan Presiden Jokowi ke Blitar pada Selasa, 7 September 2021, diundang ke Istana Negara.

“Pak Jokowi bantu peternak beli jagung dengan harga wajar,” demikian isi poster yang kemudian menjadi bahan perbincangan di Istana Negara, Rabu 14 September 2021.

Presiden Jokowi mengaku mengetahui aksi Suroto yang mengeluhkan harga pakan ternak sangat mahal, padahal harga jual telur sangat rendah justru dari membaca pemberitaan media.

“Saya tak melihatnya secara langsung, tapi membaca berita tentang Pak Suroto,” kata Jokowi melalui unggahan di akun Instagram @jokowi seusai bertemu dengan para peternak di Istana Negara, Rabu siang.

“Hari ini, saya bertemu langsung dengan Pak Suroto dan beberapa perwakilan Perhimpunan Insan Perunggasan dan Peternak Ayam Petelur di Istana Negara. Saya sengaja mengundang mereka untuk mendengarkan langsung keluhan-keluhan mereka,” tulis Jokowi.

Jokowi juga menyampaikan telah menginstruksikan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan untuk segera mencari solusi terbaik bagi masalah-masalah yang dihadapi para peternak ayam petelur seperti Pak Suroto dan sektor perunggasan secara umum di Tanah Air.

Sementara itu, Suroto mengaku bersyukur keluhannya didengar presiden dan dirinya diundang ke Istana Negara.

Melalui video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Suroto senang Presiden Jokowi berjanji membuat kebijakan agar harga jagung wajar dan terbeli oleh peternak seperti dirinya.

“Jagung dengan harga yang wajar, maksud saya bukan murah, kalau murah kasihan teman saya petani. Makanya harga wajar, akhirnya Pak Jokowi berjanji untuk memenuhi itu,” ujar Suroto.

Pada kesempatan itu Suroto meminta maaf kepada Jokowi atas aksi protes dengan poster pekan lalu.

Kata Suroto dirinya tidak disalahkan, justru Presiden Jokowi berterima kasih lantaran bisa tahu kondisi di lapangan seusai aksi Suroto viral di media.

“Tadi saya sudah minta maaf ke Pak Jokowi, apa yang saya lakukan membikin repot semuanya. Padahal tujuan saya cuma satu, agar ada penurunan di harga jagung,” kata Suroto.

Suroto pun menambahkan Presiden Jokowi tidak marah karena bisa mengatahui  persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

“Pak Jokowi mengatakan tidak apa-apa, justru itu bagus, kalau nggak ada saya Pak Jokowi nggak akan tahu permasalahan di rakyat. Jadi kadang laporannya tidak sampai,” kata Suroto

Sumber : rakyat.com

Periksa Juga

Dirjen Dukcapil: Ada 3.904 Lembaga yang Bisa Akses Data Penduduk RI

Indonesiaku.news – Dukcapil Kemendagri sejak lama menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga seperti perbankan dan …

indonesiaku.news